Panduan Pengecekan Terhadap Kerusakan Pengisian Daya yang Tidak Normal

Views: 0 • Likes: 0

Gejala Kerusakan:

Pengisian daya tidak bisa penuh, waktu pengisian daya lambat, tidak bisa mengisi daya, pengisian daya putus sambung


Metode Pengecekan:

1. Memastikan kebiasaan pengguna dalam menggunakan ponsel, apakah pengguna memainkan ponsel saat melakukan pengisian daya. Jika ya, sarankan agar pengguna berhenti memainkan ponsel dan membiarkan ponsel melanjutkan pengisian daya secara normal lalu cek apakah bisa atau tidak (Untuk gejala kerusakan “Tidak bisa mengisi daya, Pengisian daya putus sambung” silakan lewati langkah ini);

2. Memastikan apakah menggunakan adaptor dan kabel USB asli bawaan. Jika tidak, sarankan pengguna untuk menggunakan adaptor dan kabel USB asli bawaan dan cek apakah bisa melakukan pengisian daya.

3. Memastikan suhu lingkungan di sekitar ponsel. Di antara kisaran suhu 0 - 45 derajat Celcius, ponsel dapat melakukan pengisian daya dengan normal; Di kisaran - 3 - 0 derajat Celcius, tegangan pengisian berhenti pada 3980 mV, Di kisaran 45 - 53 derajat Celcius, tegangan pengisian berhenti pada 4000 mV; ketika suhu lingkungan sekitar lebih tinggi dari 53 derajat Celcius, ponsel tidak dapat diisi daya;

4. Pasang kembali baterai (untuk baterai removable) atau restart ponsel untuk mengecek apakah dapat berfungsi secara normal;

5. Jika permasalahan tidak dapat diselesaikan, sarankan pengguna untuk mencadangkan semua data dari ponsel dan melakukan reset ke pengaturan pabrik pada ponsel;

6. Jika langkah – langkah pengecekan diatas masih tidak dapat menyelesaikan permasalahan pengguna, sarankan pengguna untuk melakukan cadangan data dan membawa Nota Pembelian, Kartu Garansi serta ponsel ke OPPO Service Center terdekat untuk pengecekan serta perbaikan lebih lanjut;

7. Service Center harus terlebih dahulu menangani masalah sesuai dengan langkah-langkah di atas, jika masalah masih terjadi, coba lakukan Flashing pada ponsel pengguna, jika masalah masih tetap tidak dapat diselesaikan, lakukan pengecekan dengan cara-cara berikut:

     i. Periksa tampilan dan fungsi baterai:
            • Pemeriksaan tampilan: Periksa apakah baterai mengalami gembung, deformasi, kebocoran cairan, terdapat bau tidak sedap, dan lain-lain. Jika terdapat gejala – gejala di atas, gantilah baterai dengan yang baru;
            â€˘ Pemeriksaan fungsi: Setelah memastikan bahwa tampilannya baik, isi daya ponsel hingga 30% - 35% (lalu lepaskan charger), atur tingkat kecerahan layar ke tingat kecerahan tertinggi, masuk ke aplikasi kamera lalu ambil 2 - 3 foto dengan lampu flash; jika ponsel berfungsi normal tanpa ada restart secara otomatis, fungsi baterai normal; Jika tidak, berarti terdapat penuaan baterai maka baterai perlu diganti.
    
    ii. Memeriksa PCB, FPC USB dan spare part lainnya; apakah terdapat kebocoran cairan, kemasukan kotoran atau kerusakan lainnya, maka wajib bersihkan atau ganti spare part terkait;
    
   iii. Memeriksa apakah ada kebocoran arus pada PCB atas; (metode pemeriksaan: 1. membongkar PCB atas dan menghubungkannya ke Power Supply dengan tegangan listrik 3.9 V - 4.2 V. 2. Lalu perhatikan nilai arus listrik, Jika nilai arus saat ini lebih besar dari 4mA, berarti PCB Atas mengalami kebocoran arus; Jika ya, ganti PCB atas).

Related Articles

Panduan Pengecekan Terhadap Kerusakan Pengisian Daya Terdapat Suara Arus Listrik

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pengecekan Terhadap Kerusakan Pengisian Daya VOOC Tidak Berfungsi

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pengecekan untuk Konsumsi Daya yang Tidak Normal

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pengecekan Terhadap Kerusakan App Store Gagal Mengunduh

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pengecekan Terhadap Kerusakan pada Aplikasi Pihak Ketiga Tidak Berfungsi

Views: 1 • Likes: 0
Read Article