Panduan Pemasangan Peralatan Anti-Statis di OPPO Service Center

Views: 0 • Likes: 0

Riwayat Pembaharuan

Versi

Tanggal Pembuatan

Pembuat

Pemeriksa

Perubahan

V1.0

24-12-2015

Jin Xiaojie

Jin Xiaojie

Versi Pertama

V1.2

21-10-2015

Jin Xiaojie

Jin Xiaojie

Pengenalan peralatan anti-statis dan proses pemasangan

V1.4

25-07-2018

Hu Yun

Chen Wei

Penambahan peraturan dan cara pemasangan peralatan anti-statis


Daftar Isi

1. Kata pengantar
2. Garis besar peralatan anti-statis
3. Tes sederhana untuk mengetahui keamanan pada anti-statis
4. Cara mudah mengeluarkan kabel grounding dari stopkontak
5. Pemasangan resistor 1MΩ
6. Pemasangan terminal box
7. Cara pemasangan peralatan anti-statis
8. Pemasangan kabel grounding anti-statis pada meja teknisi


1. Kata pengantar
 

Untuk komponen yang terbuka seperti papan PCB, layar tampilan, kamera, dan sensor, listrik statis akan mengakibatkan kerusakan yang utama pada IC komponen transistor (yang biasa dikenal sebagai chip CPU, EMMC, IC layar sentuh dan lain-lain). Listrik statis akan sangat membahayakan bagian yang terbuka seperti papan PCB, layar tampilan, kamera, dan sensor. Hal tersebut mungkin tidak akan terlihat secara langsung, tetapi setelah digunakan beberapa saat akan mengakibatkan kerusakan pada seluruh komponen, ini akan mempengaruhi tingkat keberhasilan penyelesaian dalam sekali perbaikan, kepuasan konsumen, kualitas perbaikan. Frekuensi kerusakan yang ditimbulkan oleh listrik statis terhadap produk elektronik cukup tinggi sehingga menyebabkan masalah perbaikan yang tidak diperlukan meningkat, sehingga ditetapkan standar yang lebih tinggi untuk perlindungan terhadap listrik statis di service center. Dokumen panduan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas akan langkah-langkah pemasangan peralatan anti-statis sesuai dengan ketentuan pabrik.

Catatan: Panduan ini hanya berlaku untuk pemasangan peralatan anti-statis di OPPO Service Center.

Catatan penting: Akan lebih baik jika dipasang saklar pelindung kebocoran listrik pada kabel utama peralatan anti-statis. Saklar tersebut akan memeriksa 2 jenis aliran listrik yaitu aliran netral/nol dan aliran fasa yang melaluinya. Jika aliran listrik tidak normal maka dipastikan terjadi kebocoran listrik, dan saklar akan langsung memutus aliran listrik. Dalam proses pemasangan terdapat pelepasan stopkontak sehingga harus memperhatikan keamanan. Oleh karena itu, setelah melepaskan stopkontak utama, lakukan pengecekan menggunakan tespen apakah masih ada aliran listrik di dalamnya.

2. Garis besar peralatan anti-statis

Terdapat 6 peralatan anti-statis sesuai ketentuan pabrik antara lain:
Kabel grounding, terminal box, Resistor 1M Ω, konektor kabel, kabel grounding anti-statis, selongsong kabel bakar.
Catatan penting: Selongsong kabel bakar dapat menyusut jika terkena suhu yang tinggi, lembut dan tahan api, serta tahan panas dan korosi (kabel yang terkelupas dapat dibungkus menggunakan isolasi dengan kisaran harga Rp 4000 - Rp 8000/gulung atau selongsong kabel bakar).

Cara penggunaan selongsong kabel bakar: Bungkus kabel mulai dari ujung terminal kabel dengan selongsong kabel bakar kemudian panaskan dengan suhu 1800C. Sisakan sepanjang 1.5 cm atau lebih pada kedua ujung selongsong kabel bakar.
Berikut tampilan peralatan anti-statis seperti pada Gambar2.1:

                                                           Gambar 2.1


3. Tes sederhana untuk mengetahui keamanan pada anti-statis 

    â‘  Cara untuk mengetahui kabel netral / nol atau kabel fasa: Gunakan tespen untuk melakukan percobaan, dalam keadaan terdapat aliran listrik dan tespen menyala, maka itu adalah kabel fasa. 
Catatan: Pada umumnya, pada stopkontak yang garisnya membentuk segitiga terdapat bagian untuk kabel fasa, kabel netral / nol, kabel grounding (seperti pada Gambar 3.1). Terkadang letak kabel netral dan kabel fasa dapat tertukar, sebaiknya lakukan pengecekan memakai tespen terlebih dahulu. 
    â‘¡ Lakukan pengukuran tegangan kabel fasa dan grounding mencapai 200V (Berdasarkan tegangan setempat, di China adalah 220V). Garis pada stopkontak yang membentuk segitiga terhubung kabel fasa, kabel netral / nol, kabel grounding (seperti pada Gambar 3.1). Gunakan multitester untuk tegangan AC untuk memeriksa tegangan pada kabel fasa dan kabel grounding. Jika tegangan lebih dari 200V, maka kabel grounding cocok untuk pemasangan peralatan anti-statis. Jika tegangan kabel grounding kurang dari 200V, maka kurang bagus untuk pemasangan. Seperti pada Gambar 3.2 (tegangan pada kabel fasa dan kabel grounding lebih besar dari 200V)
    
                  Gambar 3.1                                             Gambar 3.2

Referensi nilai tegangan secara teoristis:
Kabel fasa – Kabel netral (x): x = 220v ± 20
Kabel fasa – Kabel grounding (y): y=220v±20
Kabel netral – kabel grounding (z): 0.5v<z<5v
Kondisi khusus: Jika besar tegangan antara kabel fasa dan kabel netral kurang dari 200V, maka tegangan antara kabel fasa dan kabel grounding harus berpatokan pada nilai tegangan antara kabel fasa dan kabel netral. Contoh: kabel fasa dan kabel netral (190V), tegangan kabel fasa dan kabel grounding tidak boleh kurang dari 180V.
Metode ini hanya dapat diterapkan pada tempat yang terdapat kabel grounding, jika tidak ada kabel grounding atau diperlukan pemasangan kembali kabel grounding, maka diperlukan orang profesional untuk melakukan pengetesan.


4. Cara mudah mengeluarkan kabel grounding dari stopkontak

Catatan: Sumber arus harus dimatikan, dan gunakan tespen untuk mengecek apakah aliran listrik telah sepenuhnya dimatikan untuk menghindari terjadinya.
Setelah hasil pengecekan memenuhi standar yang telah ditetapkan, keluarkan kabel grounding terlebih dahulu. Untuk memastikan proses pengeluaran kabel grounding berlangsung dengan baik, keluarkan dari stopkontak yang menempel di dinding.
Langkah-langkah:
â‘  Klep bagian luar kabel grounding untuk mendapatkan bagian tembaga pada kabel;
â‘¡ Gunakan isolasi untuk membungkus bagian tembaga dengan erat dan rapat (Disarankan untuk membuat lebih dari 4 kali putaran untuk membungkus sambungan antar kabel, dan juga harus menutupi lebih dari 1.5 cm dari bagian kabel yang terkelupas diklep). Seperti pada Gambar 4.1, 4.2, dan 4.3, cara pengikatan berbentuk huruf T ditunjukkan Gambar 4.4.

 
                           Gambar 4.1                                                      Gambar 4.2 
     
                            Gambar 4.3                                                     Gambar 4.4

Kabel grounding harus dihubungkan ke resistor 1 MΩ. Cara melakukannya seperti yang dijelaskan di bawah ini.


5. Pemasangan resistor 1MΩ

    1. Ketika menghubungkan resistor 1M Ω, jangan sampai membengkokkan bagian tengah pada resistor karena dapat merusaknya. 
    2. Cara penyambungan resistor dapat dilakukan dengan menghubungkan ke penutup terminal box secara langsung dan kabel grounding yang telah dikeluarkan sebelumnya (seperti pada Gambar 5.1)
   
                                                            Gambar 5.1

    3. Kedua ujung pada resistor boleh dilengkungkan sedikit untuk mempermudah pemasangan dengan kabel anti-statis.


6. Pemasangan terminal box 

    1. Temukan posisi yang tepat untuk melakukan pemasangan perangkat terminal box anti-statis. Sesuaikan dengan letak meja teknisi, stopkontak, dan jalur kabel untuk menghindari timbulnya masalah akibat kesalahan pemasangan. Bagian atas dan bawah kotak terminal box digabungkan menjadi satu sesuai dengan Gambar 6.1 dan 6.2.
     
                             Gambar 6.1                                                  Gambar 6.2

    2. Saat pemasangan, posisikan lubang pada terminal box bagian bawah dengan baik agar dapat dipasang baut (seperti gambar 6.3), sambungkan bagian atas penutup terminal box ke resistor 1MΩ, dan terakhir sambungkan bagian atas dan bawah terminal box (seperti pada Gambar 6 .3).
   
                                                             Gambar 6.3


7. Cara pemasangan peralatan anti-statis

1. Lepaskan sebagian kecil isolasi pada kabel statis untuk disambungkan ke peralatan anti-statis.

Peringatan:
Untuk memastikan agar bagian luar penutup tidak mengandung aliran listrik, semua peralatan dan perlengkapan elektrik harus menggunakan kabel listrik 3 kord, jika tidak maka harus dilakukan grounding untuk bagian luar penutup, perlengkapan untuk melakukan grounding adalah sebagai berikut:


8. Pemasangan kabel grounding anti-statis pada meja teknisi

Pemasangan kabel grounding anti-statis pada meja teknisi kabel grounding anti-statis pada meja teknisi tidak diharuskan hanya pada 1 posisi tertentu saja. Posisi kabel grounding anti-statis dalam dokumen ini bertujuan agar pemasangan berlangsung mudah dan cepat. Saat akan dilakukan pemasangan sedikit tekuk kabel dan tancapkan ujung pin pada pengait ke dalam meja teknisi kemudian gunakan tang untuk membengkokkan ujung pengaitkabel agar terpasang dengan mantap (seperti ditunjukkan pada Gambar 8.1).
 
    
                                                               Gambar 8.1

Gambar rangkaian keseluruhan pemasangan peralatan anti-statis:


 
 Setelah pemasangan selesai, lakukan percobaan numerik:
Lampiran: Tabel Laporan Pemeriksaan ESD Mingguan

Related Articles

OPPO Panduan Service Center Image Overseas

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Perbaikan untuk Find X di Service Center

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pelepasan Baterai Tanam Service Center Overseas V1.4

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Pembersihan Data Pengguna Untuk Service Center

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Penanganan untuk Find X2, Find X2 Pro di Service Center V2.0

Views: 1 • Likes: 0
Read Article