Panduan Penggunaan DC-DC Boost Converter

Views: 0 • Likes: 0

1. Latar Belakang
Karena perubahan cara pengisian daya pada Find X (Pengisian Daya Super Cepat), tegangan suplainya membutuhkan 8V. Untuk memastikan keserbagunaan dari DC-DC Boost Converter, diperlukan untuk menggunakan DC-DC Boost Converter untuk meningkatkan 4.2V DC tegangan menjadi 8V tegangan ketika memperbaiki jenis ponsel yang menggunakan fungsi VOOC pengisian daya super cepat.
Jenis Ponsel yang terlibat: Find X (VOOC pengisian daya super cepat), Find X Edisi Lamborghini (CPH1875), dan jenis ponsel lainnya yang menggunakan VOOC Super.


2. Pengenalan Peralatan
DC-DC Boost Converter
 
               Port Output                                                            Kabel Koneksi Khusus


3. Instruksi:

Diagram Koneksi


    3.1 Tegangan Input
    Menghubungkan tegangan 4.2V dari DC Power Supply ke ujung input boost converter. Ujung positif harus dihubungkan pada ujung positif dan ujung negatif harus dihubungkan pada ujung negatif juga.


     3.2 Tegangan Output
    Gunakanlah kabel koneksi khusus untuk menghubungkan output dari 8V DC-DC boost converter.
    Konektor BTB dari PCB dapat dihubungkan ke ujung output tegangan 8V; tegangan input berkisarkan dari 4V ke 5V bisa dikeluarkan pada tegangan 8V (±0.2V) melalui boost converter.


4. Hal yang harus diperhatikan
    4.1 Tegangan input dan output dari Boost Converter dapat mengidentifikasi kutub positif atau kutub negatif secara otomatis. Jika kutub input dihubungkan secara terbalik, maka kutub output tidak akan memiliki tegangan output.
    4.2 Sebaiknya menggunakan penjepit untuk menghubungkan pada kutub input tegangan. Jika menggunakan pengait, akan mudah terlepas dan kehilangan arus listrik.
   4.3 Setelah meningkatkan tegangan, daya input pada ponsel dan kehilangan daya pada sirkuit setara dengan daya output pada boost converter power supply. Dikarenakan penggunaan daya yang besar pada saat menyalakan ponsel, direkomendasikan untuk menggunakan kabel standar dari DC power supply untuk menghindari kehabisan daya pada saat proses menyalakan ponsel. Karena itu, untuk mengurangi terjadinya arus pendek (kabel yang terhubung dengan ujung input tidak boleh longgar, dan resistansi internal dari kabel harus semakin kecil semakin bagus).

Related Articles

Panduan Penggunaan Kertas Easy-Tear

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Penggunaan After-Sales Diagnostics Tools ( CSDT )

Views: 0 • Likes: 2
Read Article

Panduan Penggunaan Pistol Suhu / Termometer Infrared

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Penggunaan Alat Pembongkaran Braket Tombol Samping

Views: 1 • Likes: 0
Read Article

Panduan Penggunaan Versi Software yang Tepat Saat Melakukan Flashing pada Tipe A11k dan A12

Views: 0 • Likes: 0
Read Article