FAQ Perangkat Keras/Hardware pada F11 Pro

Views: 0Likes: 0

Struktur Slider Kamera Depan Mengalami Kemacetan dan Stuck

Deskripsi Masalah : Struktur slider kamera depan pada F11 Pro mengalami masalah tidak bisa naik ke atas, dan turun ke bawah dan sejenisnya.
Penyebab : Hal ini bisa terjadi karena tidak memasang sesuai pada posisinya atau terdapat fungsi tidak normal pada bagian motor stepper
Solusi Penanganan :
1. Cek bagian MTC, jalur struktur slider, penutup kamera depan, motor stepper apakah terdapat perubahan bentuk, tampilan rusak dan sejenisnya.
2. Cek apakah motor stepper berfungsi normal atau tidak
Cara mengecek : Menggunakan Multimeter putar ke kisaran Ohm
Menggunakan jarum mengetes resistansi jari emas pertama dan kedua, termasuk resistansi antara jari emas ketiga dan keempat. Jika nilainya berada 14±2, maka motor berfungsi normal
 3.Jika dengan tampilan diatas dan fungsi pada motor tidak ada masalah, ganti mesin

Hal yang harus diperhatikan saat membongkar struktur slider kamera depan

1. Pada saat membongkar motor, perlu memberikan sedikit ethanol ke dalam FPC, dilarang melepaskannya dengan terpaksa
2. Pada saat pemasangan, perhatikan bagian FPC harus tepat sesuai dengan garis putih, setelah dibongkar wajib melakukan pergantian DS pada FPC, lalu mengecek apakah bagian area slider terdapat bekas kotoran ataupun debu dan sejenisnya, untuk menghindari goresan terjadi
3. Setelah selesai memasang, cek kembali apakah bagian FPC menjadi bengkok , jika terjadi bengkok, maka bagian kamera depan perlu melakukan pergantian part baru; dilarang menggunakan ethanol untuk membersihkan seluruh struktur slider.
4. Setelah selesai memasang, cek kembali apakah tampilan sudah ok atau belum, lalu coba test kamera depan apakah sudah bisa naik turun dengan normal, serta apakah fungsi kamera sudah ok atau belum ? 


Panduan Penanganan Kerusakan Sensor Jarak (Proximity) pada tipe F11 Pro

1. Latar Belakang: Untuk mendapatkan desain layar yang unik dari tipe F11 Pro, kami menggunakan micro-slit proximity dan light sensing scheme (seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini), tetapi posisi sensor proximity dan sensor cahaya mudah ditutupi oleh film pelindung, yang akan menyebabkan kerusakan pada sensor jarak(proximity).
2. Gejala Kerusakan: Layar blank hitam saat melakukan panggilan/ Layar blank hitam saat panggilan masuk/ Layar tidak menyala saat menjauhkan ponsel dari telinga dan lain-lain.
3. Penyebab: Kerusakan dapat terjadi karena film pelindung menutupi IC sensor jarak (proximity) 

4. Solusi:
Ikuti prosedur operasi berikut ini jika ponsel yang dibawa pelanggan mengalami kerusakan sensor jarak (proximity):
4.1 Prosedur Untuk Konfirmasi Penyebab Kerusakan :
4.1.1 Pertama, uji ponsel sesuai dengan langkah uji fungsi sensor jarak (proximity) 4.2.1-4.2.4 untuk memeriksa apakah fungsi sensor jarak (proximity) normal atau tidak. Jika lulus berarti bukan kerusakan pada fungsi sensor jarak (proximity), jika gagal, operasikan ke langkah berikut;
4.1.2 Perhatikan apakah area fungsi sensor jarak (proximity) terdapat kotoran/ tertutup case pelindung /tertutup film pelindung, bersihkan kotoran dan letakkan ponsel secara horizontal selama 5 detik, dan kemudian menguji ponsel dengan langkah uji fungsi sensor jarak 4.2.1-4.2.4. Jika lulu berarti kerusakan terjadi karena area sensor kotor, jika gagal, operasikan ke langkah berikut ;
4.1.3  Nyalakan LOG, dan operasikan ulang langkah uji fungsi sensor jarak (proximity) 4.2.1-4.2.5 sebanyak 3 kali, lalu simpan LOG
.
4.2 Metode Uji Fungsi Sensor Jarak (Proximity) :
4.2.1 Pastikan tidak ada yang menutupi layar depan ponsel, masukkan *#899# > Manual Test > Device Debugging > Proximity Sensor Test (untuk menguji sensor jarak); (Gambar 1)
4.2.2 Masuk ke antarmuka “Proximity Sensor Test” (untuk menguji fungsi sensor jarak); antarmuka menampilkan hitam adalah normal dan jika berwarna hijau tidak normal; (Gambar 2)
4.2.3 Halangi bagian atas posisi kamera depan ponsel dengan tangan (seperti contoh gambar diatas), jika antarmuka menampilkan hijau berarti fungsi normal, jika warna antarmuka tidak berubah berarti fungsinya tidak normal; (Gambar 3)
4.2.4 Kemudian lepaskan tangan, jika warna antarmuka kembali menjadi warna hitam, dan menunjukkan PASS berarti fungsinya normal, jika warna hijau tidak berubah berarti kerusakan terjadi karena fungsi sensor jarak (proximity) tidak normal (Gambar 4)
4.2.5 Mulai ulang langkah operasi uji fungsi sensor jarak (proximity) 4.2.1-4.2.4

5. Petunjuk Pengoperasian Pemasangan Film Pelindung/Anti gores
Saat memasang film pelindung/anti gores untuk model F11 Pro, buka antarmuka Pesan, dan sejajarkan bagian atas film pelindung/anti gores dengan bagian atas antarmuka Pesan seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.
Setelah memasang film, periksa apakah ada gelembung udara atau kegagalan fungsi lainnya di bawah pencahayaan yang terang, pastikan sensor cahaya tidak tertutup oleh film pelindung; dan periksa fungsi sensor jarak (proximity) sesuai dengan langkah uji.
6. Perhatian Pemasangan Case Pelindung
Jika bingkai case pelindung menutupi lubang sensor jarak (proximity), maka fungsi sensor jarak (proximity) tidak dapat digunakan. Untuk case pelindung bawaan pabrik OPPO tidak ada resiko tersebut, namun harus perhatikan pada case pelindung pihak ketiga karena ada resiko terjadi halangan pada lubang sensor sehingga wajib hindari lubang sensor.


Panduan Penanganan Receiver mengalami tersumbat tipe F11 Pro

1. Latar Belakang : Untuk mendapatkan desain layar yang unik dari tipe F11 Pro, Kita meletakkan Receiver di bagian paling atas dari ponsel. Namun kebetulan posisi ini sering tertutup dengan posisi anti-gores ataupun case pelindung, jika receiver tertutup maka dapat mengakibatkan receiver bersuara bising, bahkan bersuara kecil dan resiko sejenisnya
Gejala Kerusakan : Receiver bersuara bising atau bersuara kecil
Penyebab: Pengguna menggunakan case pelindung atau anti gores dan menutupi bagian lubang suara receiver, atau kebiasaan gesture yang menghalangi dua sisi lubang receiver pada bodi unit.
2. Solusi :
2.1 Ketika pengguna datang ke Service Center karena masalah suara receiver kecil atau bising, maka langsung cek apakah fungsi receiver normal atau tidak, jika normal maka bisa jadi pada saat panggilan, gesture tangan tidak tepat, dapat mengarahkan pengguna untuk menggunakan gesture tangan yang tepat, jika tidak normal maka lakukan pengecekan sebagai berikut ;
2.2 Cek apakah terdapat anti gores atau case pelindung yang tidak sengaja menutupi lubang receiver, jika iya, maka coba lepaskan anti gores atau case pelindung lalu cek ulang apakah receiver telah berfungsi normal, jika berfungsi normal, maka bisa jelaskan kepada pengguna bahwa untuk melakukan pergantian anti gores / case pelindung, jika tidak normal, lakukan pengecekan berikutnya.
2.3 Cek apakah lubang receiver terdapat benda asing. Jika iya, coba uji lagi setelah membersihkan benda asing. Jika berfungsi normal, maka bisa dijelaskan bahwa lubang receiver tersumbat. Jika tidak normal, maka lakukan pengecekan berikutnya.
2.4 Lakukan pergantian receiver, lalu coba uji lagi apakah receiver berfungsi dengan normal atau tidak. Jika iya, maka bisa dijelaskan penyebab berasal dari receiver. 


Penyangga Kamera Depan Tergores

Penyebab: Untuk memastikan umur pemakaian sebanyak 200.000 kali pada penggunaan motor sliding kamera depan, terdapat celah di antara bagian struktur motor sliding kamera depan dengan lubang kamera depan pada bagian bawah penutup PCB. Ketika si pengguna menggunakan akan cenderung susah menghindari gesekan benda asing yang terdapat di udara, sehingga benda asing tersebut masuk dan menghasilkan gesekan yang tidak bisa dihindari pada bagian dalam lubang dan penyangga kamera depan lalu menjadi goresan kerusakan.  
Kebijakan:Dalam kondisi masih bergaransi, jika ditemukan penyangga kamera depan terdapat kerusakan masuk ke Service Center dapat memberikan pergantian penyangga kamera depan secara gratis. Jika di luar masa garansi, maka tetap perbaikan berbayar, dan wajib mengingatkan pengguna terkait lingkungan penggunaan ponsel, memberi saran untuk menghindari penggunaan kamera khusus di lingkungan yang berpolusi udara parah. 
Skrip: Demi memaksimalkan masa umur pemakaian 200.000 kali pada penggunaan motor sliding kamera depan, sehingga lubang kamera depan pada bagian bawah penutup PCB tidak boleh terlalu kecil, karena lubang yang terlalu kecil akan menghasilkan halangan gesekan pada bagian modul kamera dan sekeliling lubang bagian dalam sehingga mempengaruhi masa umur pemakaian, pada saat bersamaan demi menjaga keindahan ponsel, celah pada struktur motor sliding juga tidak boleh terlalu besar. Oleh karena itu, ketika dalam proses penggunaan pengguna cenderung susah menghindari gesekan benda asing yang terdapat di udara, sehingga benda asing tersebut masuk dan menghasilkan gesekan yang tidak bisa dihindari pada bagian dalam lubang dan penyangga kamera depan lalu menjadi goresan kerusakan.


Tombol tersangkut akibat pemakaian case pelindung

Penyebab:Untuk case pelindung model H1/H3/Z1 cenderung dicetak dengan banyak lem pada bagian lubang tombol, ketika dipasang akan cenderung mengarah ke daerah atas bagian tombol sehingga muncul beberapa masalah seperti penekanan tombol yang kurang pas, tombol tersangkut, ponsel restart dan sejenisnya.
Kebijakan:Ketika pengguna datang ke Service Center karena masalah tombol tersangkut akibat pemakaian case pelindung, penekanan tombol yang kurang pas, ataupun ponsel restart, coba lepaskan case pelindung terlebih dahulu, lalu uji lagi apakah masih terjadi masalah. Jika hasil uji tidak ada masalah, berarti bisa dijelaskan bahwa ini merupakan masalah case pelindung, dapat memberikan case pelindung yang baru kepada pengguna secara gratis; Namun jika hasil uji gagal, maka bisa dinyatakan unit bermasalah.
Skrip: Case pelindung yang dicetak cenderung banyak lem pada bagian lubang tombol, sehingga ketika dipasang akan cenderung mengarah ke daerah atas bagian tombol dan membuat tombol tersangkut. Kami akan memberikan Anda untuk case pelindung yang baru secara gratis, serta kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. 


Suara tidak normal pada saat kamera depan naik turun

Penyebab:Untuk mendapatkan efek hasil gambar jernih pada layar penuh dengan kualitas tinggi, model ini menggunakan struktur naik turun yang didorong oleh motor. Penggunaan jenis motor ini cenderung menghasilkan sedikit suara perputaran dan suara getaran guncangan.
Kebijakan:Ketika Service Center menemukan unit yang memiliki suara cenderung jelas (keras suara) dapat mencoba mempertimbangkan pergantian motor, jika dalam lingkungan normal suara tidak terlalu jelas, maka bisa dinyatakan normal, dan tidak perlu diperbaiki.

Related Articles

FAQ Pembaruan ColorOS 11

Views: 0Likes: 0
Read Article

Masalah Software Umum pada F11 Pro

Views: 0Likes: 0
Read Article

FAQ Reno3 Pro

Views: 0Likes: 0
Read Article

FAQ OPPO Enco W11 True Wireless Headphones

Views: 0Likes: 0
Read Article

Materi Training F11 Pro

Views: 0Likes: 0
Read Article