Pengenalan VOOC dan SuperVOOC
1. Sejarah Perkembangan VOOC:
VOOC 1.0: Pada bulan Maret 2014, OPPO merilis "VOOC" teknologi pengisian flash yang dikembangkan secara independen untuk menjadikan pengisian daya lebih cepat dan lebih aman.
VOOC 2.0: Pada bulan Oktober 2014, hadir VOOC mini, dengan ukuran charger yang lebih kecil.
VOOC 3.0: Algoritma pengisian cepat VFC (VOOC Fast Charging) digunakan untuk meningkatkan efisiensi pengisian tegangan konstan, dan waktu pengisian keseluruhan diperpendek dibandingkan dengan generasi sebelumnya. (Catatan: Karena perbedaan kapasitas baterai, ada sedikit perbedaan dalam memperpendek rasio waktu pengisian untuk model yang berbeda. Misalnya, ketika Reno diisi dengan VOOC 2.0 di laboratorium, waktu pengisian adalah sekitar 105 menit. Ketika menggunakan VOOC 3.0, waktu pengisian adalah sekitar 80 menit, dipersingkat 23,8%.)
VOOC 4.0: Menggunakan generasi baru baterai 3C dan versi adaptor VOOC 30W, resistansi internal dari seluruh sistem pengisian berkurang ketika perangkat daya di dalam adaptor ditingkatkan. Dalam 30 menit, ponsel 4000mAh dapat diisi hingga 67% dan akan mencapai 100% dalam 73 menit. VOOC 4.0 akan diluncurkan pertama kali pada tipe OPPO K5.
2. Sejarah Perkembangan SuperVOOC:
SuperVOOC 1.0: Pada tahun 2016, OPPO pertama kali mengusulkan konsep Super Flash Charging (SuperVOOC); dengan desain seri dual-cell, daya dapat digandakan di bawah arus yang sama, dan ponsel 2500mAh dapat diisi dalam 15 menit. Pada tahun 2018, OPPO mengeluarkan peluncuran pertama yaitu OPPO Find X versi SuperVOOC dan OPPO Find X edisi Lamborghini.
SuperVOOC 2.0: Daya pengisian ditingkatkan menjadi 65W dalam kondisi suhu kamar 25 derajat Celcius. Konsep "mengisi penuh baterai 4000mAh dalam 30 menit" dipraktikkan dengan sukses pada model komersial untuk pertama kalinya. Ini akan diluncurkan pertama kali pada tipe OPPO Reno Ace pada Oktober 2019.